Minggu, 02 Februari 2014

Konveksi Baju

Di desa nepa tepatnya  didusun seneng terdapat ada beberapa pengerajin konfeksi  (penjahit) usaha terbut sudah turun temurun dari dulu dan hanya bisa di dapati di dusun seneng. Ada 4 pengerajin konfeksi disina salah satunya yang telah saya temui dan menurut saya Cuma di tempat ini yang lebih berkembang dan maju. Rohma Tailor inilah yang menjadi pusat informasi saya dan kawan-kawan usaha kecil ini dikelolanya di dalam rumah sederhana dengan tenaga seorang diri. Ibu Rohma wanita berumur 37 tahun ini menjalankan usaha ini sejak beliau masih remaja karena usaha tersebut sudah turun temurun dari dulu. Ibu Rohma ini sebagai penerus disaat ini. Dengan adanya pesaing yang lain yang berada didaerah sekitar ini namun yang di jaikan sentralnya yaitu dirumah ibu Rohma ini karena ibu rohma memiliki 3 mesin jahit, Satu mesin jahit biasa, dua mesin obras dan tiga mesin penitik untuk lubang kancing


Oleh karena itu penjahit-penjahit lain juga masih membutuhkan kerja sama dengan ibu rohma karena penjahit yang lain rata-rata hanya memiliki 1 mesin jahit saja. Dan para pelanggan maupun costumer yang baru lebih memilih menggunakan jasa Rohma Tailor ini. Dan sampai saaat ini pelanggan maupun costumer yang baru bisa dibilang cukup banyak karena makin bertambahnya jumlah peminatnya. Di Rohma tailor ini juga melayani pesanan busana pengantin juga namun jarang peminatnya karena lebih memilih untuk membeli jadi di kota-kota besar, namun untuk permaknya selalu menjadi tujuan masyarakat sekitar.


Yang menjadi kendala untuk ibu rohma ini yaitu sering padamnya listrik didusun ini. Hal ini yang menyebabkan pekerjaannya menjadi tertunda dan menumpuknya tanggungjawab ibu rohma untuk menyelesaikan pekerjaannya dari pelanggan dan costumer barunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar